Kementrian Pariwisata "Lirik" Pelalawan, Wow Hebat!

Jumat, 09 Mei 2014 | 08:15:00 WIB
Salah satu dari Wisata Alam Pemkab Pelalawan, Gelombang Bono
PELALAWAN - Ternyata potensi alam yang dimiliki oleh Kabupaten Pelalawan saat ini cukup bernilai ekonomis dimana Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia sedang melirik Pelalawan sebagai satu satunya tempat wisata Nasional yang memiliki kelengkapan nilai pariwisata mulai dari fenomena alam, situs kerajaan serta  keindahan alamnya yang masih mempesona, sehingga, potensi yang saat ini dimiliki Kabupaten Pelalalawan bisa dijadikan Paket Tujuan Wisata di Riau baik lokal maupun Internasional.
 
Keindahan fenomena alam Gelombang Bono di Sungai Teluk Meranti, ditambah dengan situs kuno kerajaan Pelalalawan, dan sejumlah potensi alam berupa Danau yang memiliki legenda begitu juga keindahan flora dan fauna sungai Kerumutan dan Taman Nasional Teso Nilo yang dimiliki Pelalawan saat ini dinilai sudah cukup untuk dikemas menjadi satu paket perjalanan atau traveling wisata di Pelalalawan. 
 
Dan hal ini akan diwujudkan serta ditingkatkan promosinya supaya hal ini bisa menjadi kenyataan.
 
"Alhamdulillah, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia akan memasukan Pelalawan menjadi salah satu daerah tujuan pariwisata Nasional di Riau, dan ini nanti akan dikemas menjadi paket perjalanan wisata yang menarik sehingga para turis lokal maupun manca negara bisa memiliki kesempatan hadir melihat keindahan alam yang kita miliki saat ini," demikian hal ini disampaikan oleh Kepala Disbudparpora kabupaten Pelalawan, H Zulkifli beberapa hari yang lalu.
 
Ditambahkan Zulkifli, bahwa disampaikannya daerah kabupaten Pelalawan akan diupayakan masuk dalam salah satu daerah tujuan pariwisata nasional yang akan direkomendasikan oleh Kementrian Pariwisatan tersebut, karena sebelumnya pihak kementrian Pariwisata bersama pengelolah travel wisata dari Universitas Sahid Jakarta sudah datang ke Pelalawan guna melihat potensi wisata yang ada dan akan dijadikan satu paket perjalanan wisata di pelalawan.
 
"Benar beberapa hari lalu kami kedatangan tamu dari Kementrian Pariwisata dan dari beberapa orang dari universitas Sahid Jakarta yang dipimpin oleh ibu Maya saat itu, mereka datang ke Pelalawan ternyata mereka berniat ingin menjadikan Pelalawan sebagai daerah tujuan wisata yang direkomendasikan oleh Kementrian pariwisata dan pengelolah paket perjalanannnya langsung dari Universitas Sahid Jakarta dengan membentuk satu paket perjalanan wisata yang belum dipastikan nama paket perjalanannya." Katanya.
 
Dikatakannya untuk memastikan bahwa selain fenomena gelombang bono yang dimiliki Pelalawan, tim kementrian didampingi oleh Dinas Pariwisata setempat mencoba untuk menjajaki sejumlah potensi kawasan wisata lainnya yang memiliki historis ataupun keindahaan alamnya. 
 
Dan selama 12 hari berkeliling di kabupaten Pelalawan akhirnya ditetapkan sejumlah titik yang akan menjadi daerah tujuan paket wisata di Pelalawan diantaranya  Danau Tajwid dan  Rimba Tanah Begoa yang memiliki legenda sampai dengan daerah wilayah Teknopolitan berada di  kecamatan Langgam. Kemudian dilanjutkan di daerah awal peradaban masyarakat Pelalawan yang saat ini hanya tinggal  situs-situs kerajaan Pelalawan berada di kecamatan Pelalawan, lalu ke lokasi gelombang Bono kecamatan Teluk Meranti selama 3 hari.
 
"Disitu tim mengeksplorasi beberapa lokasi yang ada untuk tujuan wisata dan terakhir mereka memetakan kawasan tujuan wisata di TNTN dan sungai Kerumutan salah satu kawasan hutan alam yang memiliki keindahan flora dan faunanya, dan dalam perjalanan wisata di Pelalawan ini rencananya para turis selain disediakan bus Khusus juga disediakan armada sungai berupa sampan untuk menikmati keindahan alam sungai kerumutan yang masih asri serta kaya akan flora dan faunanya." Kata Zulkifli.
 
Ketika ditanya soal apakah Pelalawan sudah layak untuk dijual potensi wisatanya untuk tingkat nasional dan Internasional? Zulkifli lalu dengan lantang mengungkapkan bahwa pariwisata Pelalawan dinilai sangat layak untuk di jual, karena selain memiliki potensi wisata yang unik dan jarang ditemui di beberapa negara, juga memilikui keindahan akan flora dan faunany. 
 
"Dalam hal ini pak bupati Pelalawan sangat setuju dan menyambut baik atas upaya kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia  yang telah memasukan Pelalawan menjadi daerah tujuan wisata nasional." terangnya.
 
Menyikapi ini, rencananya  Bupati senantiasa akan tetap berupaya melakukan penyempurnaan berupa peningkatan infrastruktur secara bertahap sehingga dengan demikian diharapkan semuanya bisa terwujud dan tentunya bisa memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi masyarakat supaya lebih mandiri nantinya dari sektor Pariwisata. (Rep07)

Terkini